Selamat Datang Orde Baru Jilid 2

Januari 2010 diberitakan Tarif listrik & tarif tol akan naik, harga bensin jg dipastikan akan naik karena subsidi minyak dunia akan dihapus bertahap, belum lagi kisruh Bank Century & kisruh KPK yg makin lama semakin tidak jelas kebenarannya, rakyat Jayapura berdemo menuntut kesejahteraan (pdhl disana terdapat aktivitas pertambangan emas), Pulau Komodo akan dijadikan areal pertambangan (dimana di internet sedang gencar-gencarnya dukungan untuk Pulau Komodo atas habitat komodo-nya (kadal raksasa dari jaman purba) sebagai salah satu kandindat 7 keajaiban dunia versi terbaru, kalau nanti disana ada aktifitas pertambangan bukannya malah….??? anak SD saja jg tahu nanti lingkungan akan rusak tapi tetap saja lagi-lagi hati “harta & properti” yg lebih banyak berbicara)…..Itulah kenapa kemarin saya golput untuk memilih anggota legislatif & saya memilih capres-cawapres yg dipastikan kalah karena saya tidak mau ikut-ikutan menambah panjang daftar “dosa kolektif” saya :-)
Memang bangsa yg besar bangsa yg menghargai sejarah dan pemimpinnya tetapi kalo pemimpin yang hanya melanjutkan hal-hal yang menyengsarakan rakyat dan membiarkan kebijakan-kebijakan otoriter hedonis dan hanya memihak kaum borjuis diteruskan apakah kita bisa dengan ikhlas menghargainya??
Ini saja masih mending saya bisa berkeluh kesah seperti ini, meski terkadang deg-degan alias was-was….maklumlah akhir-akhir ini di Indonesia sudah mulai berkembang lagi tulisan-tulisan yg bernada kritikan di tangkap, di tuntut, di adili, lalu di masukan bui dengan alasan klise “pencemaran nama baik”….Bagaimana kita bisa menjadi bangsa yg maju dan besar kalau dikritik saja tidak mau menerima, katanya Indonesia negara yg ber-KeTuhanan, yg beragama…..lalu apa gunanya ada agama kalo tiap personalnya tidak bisa menerapkan ilmu yang diajarkan agamanya masing-masing apa bedanya dengan kaum tak beragama???
Belum lagi akan adanya UU Pers yg melarang Pers utk mem-publish hal-hal yg berbau rahasia negara, kalau memang pihak-pihak terkait bisa dipercaya tak masalah ada UU seperti itu, tapi apakah sudah bisa dipercaya?? Terlalu banyak pembodohan dan penjajahan di bumi pertiwi Indonesia ini, tapi bukan berarti sudah tidak ada solusi lagi, sebenarnya ada solusi untuk semua kasus pembodohan dan penjajahan di Indonesia ini yakni Potong Generasi (seperti di China) dan Memiliki kebijakan dalam negeri & luar negeri yg tegas (seperti di Malaysia……itulah mengapa di Malaysia tidak ada teroris) Tapi yaa seperti biasa usulan dan kritikan hanya bagaikan syair-syair pelipur lara dan tulisan-tulisan yg tersurat layaknya goresan pena yg tak bernyawa, semua hanya berlalu begitu saja……hilang. Dan semangat para pejuang Hindia Belanda yang ingin mempunyai negeri sendiri yg bernama INDONESIA itupun juga hanya tinggal sejarah usang yg telah dilupakan oleh penerusnya dan generasi mudanya.
Untuk para penjajah silahkan menikmati Indonesia sampai sumsum tulang belakangnya, tak perlu engkau sisakan untuk anak cucu kami karena kami hampir sudah tak punya lagi generasi penerus pejuang kami terdahulu.

Diterbitkan di:  on September 28, 2009 at 8:40 pm Komentar (1)

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://vspidy.wordpress.com/2009/09/28/selamat-datang-orde-baru-jilid-2/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Satu komentar Leave a comment.

  1. Setuju, mulai usaha sistemik pemecah belah partai sampai semua partai ada di ketiaknya, sampai tuduhan kecurangan pemilu, penggembosan KPK, Korupsi RI-…, dll, dsb..

    Tidak ada bukit, dan kalau ada bukti semua sudah dikuasai mereka.Tidak ada pilihan, membangun dari dalam, dari hal kecil..


Leave a Comment